Penyimpanan blog

30 Mei 2009

puisi aku karya chairil anwar

If the time until I
'I do not want a court to akan
Also you do not


Not need the sob-sob
I am the way animals
From the collection of
dispose

Let me bullet penetrate skin
I still run into red

Luka and I can take it running
Run
Until the missing poignant poignant


And I will not care more
I want to live a thousand years

Cara sukses meraih impian

CARA BERFIKIR ORANG SUKSES
"Successful people think differently than
unsuccessful people"

Ungkapan ini berusaha menjelaskan bahwa
perbedaan utama antara orang sukses dan
orang gagal ada pada cara berpikirnya. Mereka
yang sukses adalah mereka yang selalu
menggunakan kekuatan berpikir untuk terus
memperbaiki hidupnya sehingga lebih baik.

Orang-orang yang sukses ini adalah mereka
yang memiliki tipe berpikir
positif. Tipe berpikir orang-orang sukses ini
adalah:

1.Big picture thinking bukan small thinking
Cara berpikir ini menjadikan mereka terus
belajar, banyak mendengar dan terfokus
sehingga cakrawala mereka menjadi luas.

2.Focused thinking bukan scattered thinking
Sehingga dapat menghemat waktu dan energi,
loncatan-loncatan besar dapat mereka raih.

3.Creative thinking bukan restrictive thinking
Proses berpikir kreatif ini meliputi: think-collect-
create-correct-connect.

4.Realistic thinking bukan fantasy thinking
Memungkinkan mereka meminimalkan risiko,
ada target & plan, security, sebagai Katalis dan
memiliki Kredibilitas.

5.Strategic thinking bukan random thinking
Sehingga simplifies, customize, antisipatif,
reduce error and influence
other dapat dilakukan.

6.Possibility thinking bukan limited thinking
Mereka dapat berpikir bebas dan menemukan
solusi bagi situasi yang
dihadapi.

7.Reflective thinking bukan impulsive thinking
Memungkinkan mereka memiliki integritas,
clarify big picture, confident decision making.

8.Innovative thinking bukan popular thinking
Menghindari cara berpikir yang awam untuk
meraih sesuatu yang lebih
baik.

9.Shared thinking bukan solo thinking
Berbagi pemikiran dengan orang lain untuk
mendapatkan hasil yang lebih
baik.

10.Unselfish thinking bukan selfish thinking
Memungkinkan mereka berkolaborasi dengan
pemikian orang lain.

11.Bottom line thinking bukan wishful thinking
Berfokus pada hasil sehingga dapat meraih
hasil berdasarkan potensi
pemikiran yang dimiliki.

02 Januari 2009

nabilla syakieb

Nabila Syakieb

Nama lahir Nabila Syakieb
Lahir 18 November 1985 (umur 23)
Bogor, Indonesia
Pekerjaan aktris, model
Tahun aktif 1999 - sekarang
Nabila Syakieb adalah perempuan berdarah Arab kelahiran Bogor, 18 November 1985 yang berprofesi sebagai aktris sinetron di Indonesia.

Nabila mengawali karier sebagai model. Ia terjun ke dunia hiburan sejak berusia 16 tahun, saat lolos casting sinetron "Cinta SMU" sebagai Putri. Perempuan berdarah Arab ini makin dikenal saat membintangi "Anakku Bukan Anakku" yang dibintanginya bersama Roger Danuarta.

Sinetron lain yang pernah dibintanginya antara lain Pilihlah Aku, Maha Kasih, *Taqwa* bersama Indra Lesmana Bruggman dan Darling. Di Sinetron Darling, mahasiswi Universitas Paramadina ini bermain bersama Baim Wong. Setelah itu Nabila memainkan sinetron Ratu dengan Christian Sugiono tetapi ceritanya sangat singkat dan yang terbaru adalah sinetron Kasih bareng sama Christian Sugiono dan bintang lainnya seperti Giovani L. Tobing, Alice Norin.

[sunting] Sinetron

  • Salimun
  • Tersanjung 5
  • ABG
  • Cinta SMU
  • Bukan Cinderella
  • Pilihlah Aku
  • Anakku Bukan Anakku
  • Aku Bukan Untukmu
  • Taqwa
  • Maha Kasih
  • Darling
  • Jodoh Romantis
  • Maha Cinta
  • Kasih


01 Januari 2009

Risty tagor

Risty Tagor (lahir di Jakarta, 12 April 1989; umur 19 tahun) adalah pemain sinetron dan bintang film Indonesia. Gadis berdarah Aceh dan Batak ini adalah sepupu dari pesinetron dan presenter Inez Tagor. Ia mulai dikenal publik lewat perannya sebagai Andien dalam film Pocong 2.

Daftar isi:
1. Biografi
2. Sinetron
3. Film
4. Iklan
5. Pranala luar

Risty Tagor

Lahir 12 April 1989 (umur 19)
Jakarta, Indonesia
Tahun aktif (2005) - sekarang

1. Biografi

Anak ke tiga dari 4 bersaudara pasangan Johan Tagor Harahap dan Tjut Mutia ini telah mengenal dunia hiburan sejak kecil. Saat berusia 5 tahun, Risty telah membintangi iklan sebuah produk susu. Namun setelah masuk sekolah dasar, ibunya ingin agar Risty konsentrasi ke sekolahnya.

Saat SMU, Risty dan teman-teman sekolahnya mengikuti ajang model yang diselenggarakan majalah Kawanku. Ketika mengikuti seleksi lanjutan setelah berhasil masuk 100 besar, Risty mendapat tawaran dari seorang pencari bakat untuk membintangi Pucelle. Risty pun menyamber kesempatan itu dan mengundurkan diri dari ajang pemilihan model Kawanku.

Penampilannya di iklan menarik perhatian MD Entertainment yang akhirnya memberi kontrak eksklusif. Debut sinetronnya adalah HIV + dan Ridho. Beberapa sinetron lain yang kemudian dibintanginya antara lain, Pengantin Remaja, Pintu Hidayah, Pangeran Penggoda, Maha Kasih, dan Hei Cantik.

Nama Risty pun melejit setelah berperan sebagai Andien, adik Maya (Revalina S Temat) dalam film Pocong 2.

2. Sinetron

  • HIV +
  • Ridho
  • Pengantin Remaja
  • Pintu Hidayah
  • Pangeran Penggoda
  • Maha kasih
  • Hei Cantik

3. Film

4. Iklan

  • Pucelle

D'masiv band

d'Masiv adalah band yang terbentuk di Ciledug pada tanggal 03 Maret 2003. Mereka adalah sekumpulan anak muda yang gemar bermain musik rajin ikut festival dan parade band yang pernah ada. Ternyata band satu ini sering menjadi bintang tamu dalam beberapa event musik yang ada di jakarta dan sekitarnya.

Setelah menjelajahi berbagai festival yang ada akhirnya d'Masiv mengakhiri pertempurannya di ajang festival dengan menjuarai Festival Musik akbar yang diselenggarakan oleh Deteksi Prod, disponsori oleh A mild (Sampoerna), dan didukung oleh Musica Studio yang dinamakan A Mild Live Wanted. Dan sekarang d'Masiv menjadi The RisinG Star dari A Mild Live Wanted Rising Star.

Semoga kehadiran d'Masiv dibelantika musik Indonesia dpt diterima oleh masyarakat. from d'Masiv.

Personel d'Masiv:
Rian ---------- VoKaL
KiKi ---------- Lead GuiTar
Rama --------- Ryhtme guiTar
RaY ---------- bass
wHy ---------- DrUm

30 Desember 2008

D'masiv band

d’Masiv - Perubahan (2008)

D\'Masiv - Cinta Ini Membunuhku
Meski terbilang baru meramaikan blantika musik, tapi d’Masiv bukan band “kacangan” atau band yang rekaman karena ditopang modal besar. Mereka adalah band jawara ajang musik bergensi A Mild Live Wanted 2007. d’Masiv sebenarnya pernah bikin album lewat jalur indie yang dirilis tahun 2004 silam berjudul “Menuju Nirwana” yang terdengar kencang dengan genre rock progresif yang mereka usung saat itu.
Sudah haknya D’Masiv sebagai pemenang untuk merilis debut album dan awal 2008 ini adalah waktunya. Sebuah single medium rock berjudul “Cinta Ini Membunuhku” menjadi lagu jagoannya. Coba dengerin, intronya kok ngingeti sama lagunya My Chemical Romance yang “I Dont Love You“.

Tracklist:
d’Masiv - Perubahan - 01 - Cinta Ini Membunuhku
d’Masiv - Perubahan - 02 - Diam Tanpa Kata
d’Masiv - Perubahan - 03 - Merindukanmu
d’Masiv - Perubahan - 04 - Aku Percaya Kamu
d’Masiv - Perubahan - 05 - Dan Kamu
d’Masiv - Perubahan - 06 - Cinta Sampai Disini
d’Masiv - Perubahan - 07 - Sebelah Mata
d’Masiv - Perubahan - 08 - Dilema
d’Masiv - Perubahan - 09 - Ilfil (Manusia Tak Berharga)
d’Masiv - Perubahan - 10 - Tak Pernah Rela
d’Masiv - Perubahan - 11 - Luka Ku
d’Masiv - Perubahan - 12 - Di Antara Kalian

Prisa adinda

Siapa Prisa? Nama Prisa dikenal di kalangan gitaris karena ia memang gitaris, lebih khusus gitaris beraliran metal. Bersama Vendetta, grup band heavy metal-nya yang berawak empat cewek, Prisa ingin mewujudkan idealismenya bermain musik. Awak Vendetta, katanya, ditanggung high skilled. ”Aku yakin Vendetta bisa dijual ke luar negeri,” tegasnya.

Di komunitas sekaligus situs gitaris.com, Prisa dinobatkan menjadi Miss Gitaris.com gara-gara kerap menjadi juru bicara mewakili komunitas. Ia menjadi semacam ikon lantaran sebelum kemunculannya, anggota komunitas hanya berisi cowok dan cowok melulu.

Mengapa memilih metal? Musik yang dijuluki musik keras seperti cadas itu, buat Prisa, mengalirkan rasa tersendiri kala didengarkan. Hmm... bagaimana rasa itu? ”Kalau denger musiknya, adrenalin langsung naik. Ada sensasinya, jadi head bang deh. Bagi orang yang nggak suka, denger metal memang menderita,” katanya.

Menjadi gitaris band metal itu membanggakan. Boleh dibilang, gitaris cewek yang memainkan musik metal, serta memiliki grup band metal berpersonel cewek semua, belum ada di jagat ini. ”Kalau pas turun panggung, rasanya keren banget,” tutur pengidola antara lain band Lamb of God, Arch Enemy, Killswitch Engage, Children of Bodom, dan Spawn of Possession ini.

Mau tahu penampilan Prisa? Jangan bayangkan seorang cewek tomboi dengan gaya bicara ceplas-ceplos. Tutur katanya justru lembut, menjurus ke gemulai. Ketawanya pelan, seperti malu-malu. Kalimat demi kalimat mengalir pelan dan teratur, tidak tergesa-gesa. (Eh, tapi menurut kakaknya, Prita, Prisa itu kalau marah galak juga).

Saat diwawancara di rumahnya di daerah Warung Buncit, Prisa bercerita ia tengah menjalani perawatan kulit wajah sehingga sebisa mungkin menghindari tempaan sinar matahari. Karena kerap dibubuhi make-up, kulit wajahnya menjadi berjerawat. ”Lagi jelek nih,” katanya sambil menutup wajahnya. Padahal cantik lho.

Selera musik boleh metal, tapi penampilan tetap kalem. Hal yang prinsip buat Prisa adalah menghindari minuman beralkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang. ”Kalau biasanya orang rock atau metal itu pergaulannya bebas lalu minum minuman keras, aku enggak ambil gaya hidup itu,” tegasnya.

Sejak SMP

Prisa mengenal gitar ketika usia 14 tahun, sewaktu kelas II SMP. Mulanya Prisa hanya iseng meminjam gitar kopong kepunyaan teman, tetapi lantas mengasyikinya, hingga ia pun mengikuti kegiatan ekstrakurikuler musik di sekolah. Melihat semangat Prisa bermain gitar, kakaknya, Amir, menghadiahinya sebuah gitar pada ulang tahunnya yang ke-15.

Prisa juga belajar lewat buku berisi lagu-lagu yang dibubuhi chord, yang biasa dijual di kios kaki lima. Sampai pada suatu saat, ia minta orangtua mendaftarkannya kursus di Yamaha Music Indonesia. Di sana ia belajar gitar klasik selama dua tahun.

Pada usia 17 tahun, Prisa pindah menekuni gitar elektrik dan kursus di Farabi selama setahun, dilanjutkan kursus privat. ”Saat itu, aku mantap ingin menjadi gitaris beneran. Dan, belum jadi gitaris beneran kalau nggak pegang gitar elektrik,” ujarnya.

Gitar menjadi teman hidup Prisa. Ia makin aktif muncul di berbagai acara yang digelar komunitas underground dan band indie. Nge-jam bareng menjadi saat yang dinantikan. ”Aku merasa diterima sebagai bagian dari sebuah komunitas,” katanya.

Hidup dari musik

Lulus SMA, Prisa maunya kuliah di bidang musik, khususnya gitar. Namun, orangtua Prisa masih menyangsikan pilihan hidup putrinya. ”Ya kalau nggitar saja, duitnya kan angin-anginan,” jelasnya.

Prisa lantas kuliah di Fikom Universitas Moestopo, namun tak urung berhenti juga di semester IV. Pada akhirnya, orangtuanya mau mengerti dan menyerahkan pilihan kepada putrinya. ”Gitaris itu juga profesi, sama seperti pengacara. Aku nggak mau sekolahnya apa kok pekerjaannya beda,” terang Prisa.

Pada tahun 2005, sebelum mendirikan Vendetta, Prisa pernah membentuk grup, Zala, yang ngetop di kalangan underground. Bersama Zala, ia tidak hanya manggung di pentas metal underground, tetapi pernah diundang di ajang Java Jazz 2006.

Prisa sempat berintegrasi dengan band Dead Squad dan berpasangan dengan personel Andra & The Backbone, Stevie Item. Ia juga berkolaborasi dengan Eet Sjahranie, gitaris Edane, dan sempat dikontrak dua bulan menjadi gitaris tamu serta backing vocal grup Sheila On 7. Dengan band yang sedang melesat, J-Rock, ia pun berpadu.

Ya, memang masih kontrak-kontrak berskala tidak besar, tetapi Prisa yakin bisa hidup dari musik, bahkan indie sekalipun. Saat ini harga manggung Vendetta masih sekitar Rp 3 jutaan. ”Namun kami terus menaikkan harga,” katanya optimistis

Prisa adinda

Prisa saat ini melepas semua atributnya hanya untuk melambungkan dan makin melambungkan ketenarannya dengan menjual sisi lain dari dirinya untuk merubah image yang selama ini melekat (Miss Gitaris) band Metal dengan melakukan side project bersama rekan-rekannya di Morning Star dan sebelumnya tampil di muka umum dengan band Major Label J-Rock yang murni plagiat musik Japanese Rock (L’arc en Ciel) serta yang paling anehnya Prisa kembali tampil di bazzar SMUN 2 Bandung bersama grup band Metal Killed by Butterfly

Ada apakah gerangan?

Itulah konsistensi dan idealisme dalam hidup yang terkadang selalu digoda oleh hujaman keinginan sesaat dan semu demi untuk mencapai nilai ketenaran dan kekayaan yang semu juga. Dikenang sebagai musisi yang cerdas namun miskin dalam pencapaian hidup karena ‘menjual’ idealismenya dengan suatu hal yang belum tentu bernilai sama dengan idealisme awal.

Ironis memang, namun itulah wajah musik Indonesia dimana kalangan proletar (dalam konteks musik) hanya akan dijadikan batu loncatan untuk meniti karir musisi-musisi hedonis yang tidak akan pernah memahami ‘core’ musik dan sejarah komunitas itu dibentuk

So, Prisa secara gamblang saya katakan bahwa kekecewaan yang mendalam hadir dalam sanubari saya sebagai salah satu dari banyak orang ideal dan perfeksionis dalam dunia musik khususnya ‘underground’ bahwa musik bukanlah hanya sekedar ’style’ namun lebih bersifat ‘culture’ jadi -don’t be emo- apalagi jadi ‘poseur’

‘Culture’ bukanlah sesuatu hal yang dibuat dengan instan dan mudah karena lahir dari suatu pemikiran, kebiasaan dan kebebasan berekspresi

‘Cuture’ lebih bersifat tematik dan disilusionis karena akan betul-betul membentuk jati diri dan kepribadian kita sebagai manusia.

Saat ini hanya Prisa yang menjadi perhatian saya karena ia masih muda dan masih bisa merubah idealismenya kembali menjadi ikon Metal khususnya untuk kaum Hawa’ namun semuanya saya kembalikan kepada pribadinya